JAWA TENGAH — Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan antusiasme perusahaan sangat tinggi. Dalam satu pekan sejak pendaftaran dibuka pada 29 Juni, sebanyak 4.000 perusahaan telah mendaftar sebagai penyelenggara melalui platform MagangHub.
Perusahaan-perusahaan tersebut mengusulkan sekitar 130 ribu lowongan magang. Namun, angka itu masih akan diverifikasi oleh Kemnaker. Pasalnya, pemerintah menerapkan aturan pembatasan jumlah peserta magang.
Yassierli menegaskan setiap perusahaan maksimal hanya bisa merekrut satu peserta magang untuk setiap lima karyawan tetap. Aturan ini berlaku untuk mencegah perusahaan mempekerjakan tenaga magang secara berlebihan.
"Kita khawatir nanti yang bekerja cuma 10, dia rekrutnya 1.000 orang nanti. Jadi, hanya 1 per 5," ujar Yassierli dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Pemerintah menyiapkan kuota batch pertama sebanyak 50 ribu peserta dari total 150 ribu kuota tahun ini. Yassierli mengajak perusahaan, kementerian, dan lembaga untuk segera memposting lowongan di platform MagangHub.
Yassierli menambahkan, tidak ada kewajiban bagi perusahaan untuk merekrut peserta magang setelah periode magang berakhir. Keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan masing-masing penyelenggara.
"Kami di lintas kementerian, kita tidak sampai ke sana," jelas Yassierli.
Berikut jadwal resmi Program Magang Nasional 2026 yang perlu dicatat oleh calon peserta:
Calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub yang dikelola Kemnaker. Pendaftaran peserta batch pertama dibuka mulai 15 Juli 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui website resmi Kementerian Ketenagakerjaan.
Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif dan lulusan baru (fresh graduate) dari berbagai jurusan. Tidak ada batasan usia spesifik yang disebutkan dalam kebijakan umum program.
Bagi pencari kerja yang ingin mendapatkan pengalaman kerja formal dan jaringan profesional, Program Magang Nasional 2026 menjadi peluang yang patut dimanfaatkan. Pastikan dokumen administrasi seperti CV dan transkrip nilai sudah siap sebelum pendaftaran dibuka.