SUKOHARJO — Tidak ada perubahan konsep dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Sukoharjo. Kepala Dishub Sukoharjo Toni Sri Buntoro menegaskan, yang berubah hanyalah lokasi pelaksanaan, bukan format acaranya.
Pemindahan dari Alun-Alun Satya Negara ke Jalan Veteran dilakukan karena area alun-alun saat ini sudah steril dari aktivitas PKL. Sejak beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo memang menertibkan pedagang di sekitar alun-alun untuk mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau tersebut.
“Tidak ada perubahan konsep CFD. Hanya digeser dari Alun-Alun Satya Negara ke Jalan Veteran,” ujar Toni Sri Buntoro dalam keterangan resminya, Selasa (19/11/2024).
Jalan Veteran dinilai lebih memadai untuk menampung aktivitas CFD. Ruas jalan ini memiliki lebar yang cukup dan tidak mengganggu akses utama warga. Dishub juga memastikan pengalihan lalu lintas sudah disiapkan agar kegiatan berjalan lancar setiap pekan.
Dengan keputusan ini, warga Sukoharjo yang biasa berolahraga atau berjualan di CFD Alun-Alun Satya Negara harus menyesuaikan diri ke lokasi baru. Dishub belum merinci jadwal pasti perpindahan pertama, namun menyebut akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Keputusan ini otomatis berdampak pada PKL yang sebelumnya berjualan di area CFD Alun-Alun Satya Negara. Mereka harus pindah ke Jalan Veteran atau mencari lokasi alternatif yang diizinkan. Dishub mengaku sudah berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menata ulang lokasi PKL.
“Kami ingin CFD tetap menjadi wadah rekreasi dan ekonomi warga, tapi tidak mengganggu fungsi utama alun-alun,” tambah Toni.
Dishub akan melakukan sosialisasi massal melalui media sosial dan spanduk di titik-titik strategis. Warga diimbau untuk memantau akun resmi Pemkab Sukoharjo agar tidak salah lokasi saat hari pelaksanaan CFD.
Pemindahan ini sekaligus menjadi uji coba bagi pengelolaan ruang publik di Sukoharjo. Ke depannya, Pemkab berencana menata Alun-Alun Satya Negara secara lebih ketat agar bebas dari aktivitas komersial yang tidak teratur.