Mencari pekerjaan diawali dengan melamar, dan CV serta surat lamaran menjadi dokumen pertama yang dinilai perekrut. Dokumen yang rapi dan menarik meningkatkan peluang Anda dipanggil ke tahap berikutnya.
Bagi pemula atau fresh graduate, membuat CV yang baik terkadang membingungkan. Berikut panduan membuat CV dan surat lamaran kerja yang menarik dan profesional.
Cantumkan informasi dasar seperti nama, kontak, email profesional, dan alamat secara jelas dan mudah dibaca. Gunakan alamat email yang formal, bukan nama panggilan yang kurang pantas.
Pastikan seluruh data dapat dihubungi dan aktif. Kesalahan penulisan nomor atau email bisa membuat Anda kehilangan peluang dipanggil.
Tuliskan pengalaman kerja, magang, atau organisasi yang relevan dengan posisi yang dilamar. Bagi fresh graduate, pengalaman organisasi dan proyek kuliah bisa menjadi nilai tambah.
Sertakan keterampilan yang mendukung, baik teknis maupun non-teknis. Sesuaikan dengan kebutuhan posisi agar CV terlihat relevan di mata perekrut.
Gunakan format yang bersih, konsisten, dan mudah dibaca. Hindari desain yang terlalu ramai atau font yang sulit dibaca, kecuali melamar di bidang kreatif.
Pastikan CV ringkas, idealnya satu hingga dua halaman. Perekrut biasanya hanya butuh beberapa detik untuk menilai sebuah CV.
Surat lamaran sebaiknya ditujukan langsung ke perusahaan dan posisi yang dilamar, bukan sekadar salinan umum. Jelaskan secara singkat mengapa Anda cocok untuk posisi tersebut.
Gunakan bahasa yang sopan, ringkas, dan meyakinkan. Tunjukkan antusiasme tanpa berlebihan agar surat terasa tulus dan profesional.
Sebelum mengirim, periksa kembali ejaan, tata bahasa, dan kelengkapan dokumen. Kesalahan kecil bisa memberi kesan kurang teliti kepada perekrut.
Simpan dalam format PDF agar tampilan tetap rapi di berbagai perangkat. Pantau juga informasi lowongan kerja terbaru melalui portal berita lokal kami.
Baca juga: portal berita Kata Jateng.