SPK Jetour T1 Tembus 800 Unit dalam Sebulan, Varian Hybrid Paling Diburu

Penulis: Oki Setiawan  •  Senin, 13 Juli 2026 | 13:16:26 WIB
Jetour T1 mencatat 800 unit SPK dalam sebulan dengan varian hybrid i-DM paling diminati.

JAWA TENGAH — Angka pemesanan itu diumumkan langsung oleh Sales Director Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, dalam keterangan resmi yang diterbitkan Sabtu (11/7). Dari total 800 unit, mayoritas merupakan varian T1 i-DM yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

"Kami sangat mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap Jetour T1 sejak resmi diperkenalkan di Indonesia. Mayoritas pemesanan saat ini berasal dari varian Jetour T1 i-DM," ujar Michael.

Meski varian hybrid mendominasi, Michael menambahkan versi mesin pembakaran internal (ICE) juga mendapat respons positif. Varian ini dinilai menawarkan kepraktisan untuk penggunaan harian tanpa perlu repot mengisi daya baterai.

Dua Varian, Dua Harga Promo Terbatas

Jetour memberikan harga khusus bagi konsumen yang masuk dalam 1.000 pemesan pertama. Promo ini dibagi rata: 500 unit untuk varian ICE dan 500 unit untuk varian i-DM.

  • Jetour T1 ICE – harga khusus Rp 388 juta (normal Rp 408 juta)
  • Jetour T1 i-DM – harga khusus Rp 538 juta (normal Rp 558 juta)

Dengan 800 SPK yang sudah terkumpul, sisa kuota harga khusus kini tinggal 200 unit lagi. Konsumen yang tertarik disarankan segera memesan sebelum periode promo berakhir.

Dimensi Bongsor dan DNA Petualang

T1 merupakan SUV berukuran besar dengan panjang 4,7 meter, lebar 1,9 meter, dan tinggi 1,8 meter. Jarak sumbu roda mencapai 2,8 meter dengan ground clearance 190 mm. Pelek dua warna ukuran 19 inci melengkapi tampilan gagahnya.

Secara desain, T1 mengusung bahasa styling boxy yang mirip saudaranya, T2, namun lebih kalem. Bodi tegak, lampu mengotak, dan over fender tebal menjadi ciri khas. Menariknya, bumper depan dan belakang menggunakan material ramah pejalan kaki untuk meminimalkan cedera saat terjadi benturan.

Performa Hybrid: Mesin 1.500 cc Turbo Dipadukan Motor Listrik

Sistem i-DM menggabungkan mesin bensin Acteco 1.500 cc TGDI generasi kelima dengan motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 134 hp dan torsi 220 Nm, sementara motor elektrik menyemburkan 201 hp serta torsi 310 Nm.

Baterai yang digunakan berjenis Lithium Ferro Phosphate (LFP) dengan kemampuan fast charging dari 30 hingga 80 persen hanya dalam 27 menit. Kombinasi ini diklaim memberikan performa optimal sekaligus efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibandingkan SUV konvensional sekelasnya.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top