JAWA TENGAH — Bagi pebalap sekaliber Valentino Rossi, jumlah trofi dan rekor kemenangan ternyata bukan tolok ukur kebanggaan tertinggi. Dalam wawancara terbaru yang dikutip dari laman GPOne, pria asal Tavullia itu justru memilih dampak sosial yang ia tinggalkan sebagai pencapaian paling berharga sepanjang 26 tahun kariernya di Grand Prix.
"Saya telah meraih banyak hasil bagus dalam karier saya, dan itu tentu penting, tetapi kepuasan terbesar saya adalah telah memperkenalkan begitu banyak orang pada balap motor, bahkan di luar olahraga ini," ujar Rossi.
Ia menambahkan, "Begitu banyak orang di Italia mulai mengikuti balapan selama karier saya, dari anak-anak kecil hingga nenek-nenek, itu jelas hal yang membuat saya paling bangga, hingga hari ini."
Rossi pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021 dengan statistik yang sulit ditandingi: sembilan gelar juara dunia, 115 kemenangan Grand Prix, 235 podium, dan 65 pole position. Namun, meski sudah gantung helm, kecintaannya pada dua roda tak pernah pudar. Kini ia balapan mobil, tapi MotoGP tetap cinta pertamanya.
"Saya sedikit merindukan balapan di MotoGP, tetapi tidak terlalu, karena saya sudah melakukannya selama saya mampu. Gairah saya akan selalu pada sepeda motor dan MotoGP, karena itu hal terpenting dalam hidup saya untuk waktu yang lama," lanjutnya.
Ikatan Rossi dengan MotoGP terus berlanjut lewat VR46 Riders Academy yang didirikan pada 2013. Awalnya hanya proyek kecil untuk membina pebalap muda Italia, hasilnya kini melebihi ekspektasi. Francesco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Luca Marini, dan Franco Morbidelli adalah produk nyata dari akademi ini.
"Akademi ini didirikan dengan tujuan membantu pebalap muda Italia mencapai MotoGP, dan hasilnya sangat positif. Bahkan melebihi harapan kami. Saya sangat bangga telah membantu mereka," kata Rossi.
Ia juga menyoroti dominasi Italia di MotoGP saat ini, baik dari sisi pabrikan motor maupun pebalap. "Sangat memuaskan untuk menonton balapan sekarang, karena Italia berada di puncak. Kami melakukan pekerjaan yang hebat untuk bendera Italia," tutupnya.
Bagi Rossi, dukungan penggemar yang masih mengalir deras hingga era pasca-pensiun menjadi bukti bahwa misi populernya berhasil. "Bahkan sekarang, masih banyak orang yang senang melihat saya dan menyemangati saya seperti ketika saya masih balapan. Ini berarti banyak orang menikmati menonton balapan saya," pungkasnya.