SEMARANG — Peringatan dini cuaca harian untuk Jawa Tengah dirilis BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Kamis (23/7/2026). Sebagian besar kawasan di provinsi ini diprakirakan cerah berawan, namun potensi hujan ringan tetap ada di sejumlah titik.
BMKG menyebutkan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, dan kawasan Mungkid, Kabupaten Magelang. Prakiraan ini berlaku sejak pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB.
"Waspadai potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan," ujar Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Winda Ratri, dalam keterangan tertulis, Kamis (23/7/2026).
Suhu udara di Jawa Tengah hari ini diprakirakan bervariasi antara 16 hingga 35 derajat Celsius. Kota Semarang menjadi wilayah dengan suhu tertinggi, mencapai 35 derajat Celsius pada siang hari. Sementara itu, kelembaban udara berkisar antara 40 hingga 95 persen.
Kondisi cerah berawan mendominasi sebagian besar kota besar di pesisir utara dan timur, seperti Semarang, Pekalongan, Tegal, Brebes, Pati, Kudus, Jepara, Rembang, dan Blora. Wilayah Solo, Salatiga, Magelang, serta Ungaran juga diprakirakan berawan tanpa hujan.
BMKG merinci, kawasan yang diprakirakan berawan meliputi Cilacap, Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Boyolali, Karanganyar, Temanggung, Kajen, Slawi, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa. Sementara itu, daerah dengan kategori cerah berawan mencakup Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Demak, Kendal, dan Batang.
Prakirawan mengingatkan masyarakat di wilayah dengan suhu tinggi untuk menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari yang terik. Kondisi ini juga meningkatkan risiko kebakaran lahan, terutama di area terbuka yang kering.