BATANG — Ratusan debitur KPR bersubsidi dan KUR Perumahan dari Jawa Tengah dikumpulkan di Perumahan Puri Delta City Side, Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Mereka akan mengikuti akad massal yang menjadi bagian dari agenda nasional sebanyak 62 ribu KPR subsidi dan KUR Perumahan.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta 36 bank penyalur pembiayaan.
Asisten Sales Manager PT Dwi Wahana Duta Mega, Pandu, menjelaskan bahwa Batang dipilih sebagai lokasi utama pelaksanaan akad massal nasional. Dari total 400 peserta yang hadir, 200 orang merupakan penerima fasilitas KPR subsidi melalui skema FLPP, sementara 200 lainnya adalah debitur KUR Perumahan.
"Ada 400 debitur yang hadir di sini, terdiri dari 200 debitur akad FLPP rumah subsidi dan 200 debitur KUR Perumahan. Mereka berasal dari developer dan bank-bank se-Jawa Tengah yang dikumpulkan di lokasi ini," kata Pandu.
Di saat bersamaan, sekitar 61.800 peserta lainnya mengikuti prosesi akad secara daring. Pelaksanaan virtual berlangsung dari lebih dari 100 titik yang tersebar di 36 provinsi di seluruh Indonesia.
Menurut Pandu, seluruh peserta yang hadir di Batang bukan berasal dari satu proyek perumahan saja. Mereka merupakan debitur dari berbagai pengembang dan bank penyalur di Jawa Tengah.
Pandu menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah penandatanganan akad kredit. Namun, rangkaian acara diawali dengan seremoni karena dijadwalkan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia.
Program akad massal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui skema FLPP dan KUR Perumahan.