Pencarian

Telkomsel dan China Telecom Global Jajaki Solusi 5G, AI, dan IoT untuk Sektor Tambang hingga Pelabuhan di Indonesia

Rabu, 29 Juli 2026 • 11:44:31 WIB
Telkomsel dan China Telecom Global Jajaki Solusi 5G, AI, dan IoT untuk Sektor Tambang hingga Pelabuhan di Indonesia
Telkomsel dan China Telecom Global menjajaki kerja sama solusi 5G, AI, dan IoT untuk sektor pertambangan hingga pelabuhan di Indonesia.

JAWA TENGAH — Kerja sama ini menandai langkah baru dalam upaya mempercepat transformasi digital di dalam negeri. Kedua perusahaan akan memadukan kapabilitas teknologi CTG di bidang AI, IoT, dan ICT dengan infrastruktur jaringan serta pemahaman pasar lokal yang dimiliki Telkomsel.

Kebutuhan Digitalisasi di Sektor Pertambangan dan Manufaktur

Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, memiliki tantangan konektivitas yang unik. Kawasan industri, pelabuhan, area pertambangan, hingga lokasi terpencil membutuhkan jaringan dengan latensi rendah dan kemampuan pemrosesan data secara real-time.

Vice President Enterprise Product Management and Development Telkomsel, Kwok Wai Kiat, mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan teknologi yang berdampak nyata bagi dunia usaha. "Bagi Telkomsel, transformasi digital adalah tentang menghadirkan teknologi dan menciptakan dampak yang bermakna bagi dunia usaha dan berbagai sektor industri di Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan, MoU dengan CTG menjadi langkah penting dalam mendorong pengembangan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor. "Sekaligus menghadirkan inovasi yang membuka peluang pertumbuhan baru dan membantu membentuk fase berikutnya dari transformasi digital dan industri Indonesia," tutur Kwok Wai Kiat.

Implementasi 5G yang Sudah Berjalan

Telkomsel sejatinya telah memiliki pengalaman dalam mengimplementasikan solusi digital berbasis 5G di Indonesia. Salah satu contohnya adalah pengembangan underground smart mining bersama Freeport Indonesia. Solusi ini memungkinkan pemantauan dan operasional tambang dari jarak jauh, yang bertujuan meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, dan keselamatan pekerja.

Selain pertambangan, Telkomsel juga telah mengembangkan private 5G untuk kawasan industri di Halmahera. Di sektor manufaktur, perusahaan bekerja sama dengan Toyota Indonesia dan Pegaunihan Technology Indonesia untuk mendukung smart manufacturing. Solusi smart warehousing dan smart port juga telah dihadirkan untuk membantu perusahaan memantau aset secara real-time, meningkatkan akurasi operasional, dan mempercepat proses bisnis.

Eksplorasi Solusi Berbasis Kartu SIM untuk Perangkat AI dan IoT

Dalam kerja sama ini, kedua perusahaan juga akan mengeksplorasi solusi berbasis kartu SIM untuk perangkat AI dan IoT. Pemanfaatan konektivitas 5G dan LTE di berbagai sektor industri akan menjadi fokus utama.

Vice President Carrier Business China Telecom Global, Lu Faming, menilai kolaborasi ini akan menggabungkan kekuatan kedua perusahaan. "Dengan menggabungkan kapabilitas teknologi CTG di bidang AI, IoT, dan layanan ICT dengan pemahaman Telkomsel terhadap kebutuhan pasar, infrastruktur, dan pelanggan di Indonesia, kami berharap eksplorasi bersama ini dapat membuka ruang bagi solusi yang lebih relevan, aman, dan berdampak bagi transformasi digital di Indonesia," jelas Lu Faming.

Kolaborasi ini menunjukkan semakin besarnya fokus industri telekomunikasi terhadap kebutuhan digitalisasi sektor enterprise. Dengan memadukan 5G, AI, IoT, dan ICT, Telkomsel dan CTG berharap dapat mendorong lahirnya model bisnis baru yang mendukung daya saing industri Indonesia di era ekonomi digital.

Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks