KENDAL – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 120 mustahik yang berasal dari Kabupaten Kendal, Batang, dan Pekalongan. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Aula Hotel Sae Inn Kendal, Kamis (19/2/2026).
Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, menyampaikan bahwa program bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar ke depan dapat bertransformasi menjadi muzaki.
“Bantuan disalurkan kepada 120 mustahik di Kendal, Batang, dan Pekalongan. Masing-masing menerima modal usaha sebesar Rp3 juta. Harapannya, mereka bisa berkembang dan suatu saat menjadi muzaki yang turut membantu mustahik lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, Baznas Jateng menargetkan dalam satu tahun dapat menyalurkan bantuan modal usaha kepada sekitar 3.500 pelaku UMKM yang masuk kategori mustahik di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Menurut Darodji, para penerima bantuan sebelumnya telah mendapatkan pendampingan dari pegawai Kantor Kementerian Agama di daerah masing-masing, sehingga diharapkan mampu mengelola modal usaha secara optimal.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, mengapresiasi langkah Baznas Jateng yang tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pendampingan kepada para mustahik.
“Ada 57 mustahik dari Kabupaten Kendal yang hari ini menerima bantuan. Semoga modal ini bisa dikembangkan sehingga ke depan mereka dapat menjadi muzaki,” tuturnya.